SISTEM DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI AUSTRALIA
KELOMPOK 6 :
• NAFIATUL WAKHIDAH (201190185)
• NOVINDA ELLYSTA SARI (201190202)
• NILNA AMALINA RAMADHINA (201190194)
SISTEM DAN KEBIJAKAKAN PENDIDIKAN DI AUSTRALIA
• TINJAUAN UMUM
Pemerintah Australia memegang peranan kepemimpinan secara nasional dan bekerjasama dengan pemerintah negara-negara bagian dan teritori serta pihak-pihak industri dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas dan keefektipan sekolah. Di Australia, tahun ajaran adalah dari akhir bulan januari, atau awal bulan Februari, sampai dengan awal bulan Desember. Kebanyakan negara bagian dan teritori menggunakan sistem tahun ajaran yang mencakup empat triwulan. Tasmania mempunyai sistem tahun ajaran yang terdiri dari tiga kuartalan. Terdapat dua kategori besar sekolah-sekolah Australia.
• JENJANG PENDIDIKAN DI AUSTRALIA
Pada dasarnya jenjang pendidikan di australia dapat digolongkan menjadi tiga tingkatan, yaitu:
• Sekolah Dasar (Primary School)
• Sekolah Menengah (Secondary Or High School)
• Pendidikan Tinggi (Universitas)
TUJUAN PENDIDIKAN DI AUSTRALIA
Tujuan umum berbagai sektor pendidikan australia digariskan dalam
undang-undang yang mempartemen pendidikan negara bagian, universitas, dan
lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Untuk mencapai tujuan umum ini, berbagai
sektor pendidikan tinggi harus mempunyai fokus program yang berbeda -beda.
Misalnya, universitas lebih mengutamakan pengembangan ilmu pengetahuan,
sedangkan sektor pendidikan teknik dan pendidikan lanjutan lainnya lebih
memusatkan perhatian bentuk depada pendidikan kejuruan.
MANAJEMEN PENDIDIKAN DI AUSTRALIA
• OTORITAS
Departemen pendidikan merekrut dan mengangkat guru-guru, dan hampir semua
staf/karyawan, menyediakan gedung -gedung, peralatan serta perlengkapan lainnya, dan menyediakan
anggaran bagi sekolah-sekolah pemerintah.
• KURIKULUM DAN METODOLOGI PENGAJARAN
Pusat pengembangan kurikulum (curriculum development centre, CDC) dibentuk oleh
pemerintah commonwealth dalam tahun 1975 untuk membantu mengkoordinasi dan
mendiseminasikannya, serta menyiapkan materi kurikulum. Di antara upaya yang dilakukan adalah
menentukan dan mengembangkan kurikulum inti. Di samping itu, pada tingkat pendidikan
menengah, banyak sekolah yang menawarkan mata kuliah alternatif di luar mata kuliah yang sudah
ada dengan prioritas pada bidang keahlian kejuruan dan teknologi.
Pada umumnya format pengajaran pada pendidikan dasar ialah seorang guru memegang satu
kelas, tetapi ada kecenderungan terjadinya variasi pengelompokan kelas. Sama halnya di sekolah
menengah, hampir semua siswa tetap berada dalam kelompok-kelompok umur yang bersamaan, dan
mereka diajar oleh guru-guru bidang studi, dan ada pala kecenderungan untuk mengelompokkan
siswa tidak berdasarkan kesamaan umur (horizontal age grouping) tetapi beda umur (vertical age
grouping), diajar oleh tim guru (team teaching), dan siswa dikelompokkan dalam format -format kecil.
• KONSEP EVALUASI
Selama bertahun-tahun sistem pendidikan australia menggunakan sistem evaluasi eksternal yang
ekstensif untuk menentukan kualifikasi siswa dan pemberian sertifikat atau diploma. Masalah yang
terdapat dalam sistem ujian dan kenaikan kelas antara lain adalah mendapatkan keseimbangan antara
ujian internal sekolah dan kesulitan belajar mengajar yang mungkin muncul dalam kenaikan kelas
otomatis berdasarkan usia.
• PERBEDAAN DAN PENGARUH SISTEM PENDIDIKAN DI AUSTRALIA DAN SISTEM
PENDIDIKAN DI INDONESIA
Di lihat dari jenjang pendidikan formal di australia dan indonesia yang ditinjau dari lamanya
pendidikan dasar, pendidikan menegah dan pendidikan tinggi hampir sama, yaitu membutuhkan
waktu 15–16 tahun untuk memperoleh gelar sarjana. Australia wajib belajarnya 10 tahun (SD 6 atau 7
tahun dan SMP 4 atau 3 tahun) dan indonesia wajib belajarnya 9 tahun (SD 6 tahun dan SMP 3
tahun). Lamanya pendidikan dasar dan pendidikan menengah di australia dan indonesia relatif sama
yaitu 12 tahun. Di australia lama pendidikan dasar dan pendidikan menengah berbeda -beda pada
setiap negara bagian dan wilayah daratan, dikarenakan diberikannya kewenangan seluas-luasnya
(otoritas penuh) dalam penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah. Sedangkan di indonesia,
lama pendidikan dasar dan pendidikan menengah relatif sama untuk setiap daerah
(propinsi/kabupaten/kota). Adapun pengaruh pendidikan australia terhadap indonesia sangat banyak
salah satunya adalah begitu banyak pelajar dari indonesia yang belajar di universitas yang ada di
australia.
TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar