Senin, 13 Juni 2022

SISTEM DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI SINGAPURA

 SISTEM DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI SINGAPURA

KELOMPOK 03

1. Neng Yuni      (201190189)

2.  Noviantika Dyah Puspitasari  (201190201)

3.  Novya Widyasari    (201190204)

A. SISTEM DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI SINGAPURA

Sistem pendidikan Singapura didasarkan pada pemikiran bahwa setiap

siswa memiliki bakat dan minat yang unik. Singapura memakai pendekatan yang

fleksibel untuk membantu perkembangan potensi para siswa. Pendidikan di

Singapura diatur oleh Ministry of Education (MOE) sebagai lembaga sentral.

Kebijakan pendidikan Negara Singapura, terutama untuk tingkat pra sekolah

sampai sekolah menengah adalah berupaya membantu anak atau peserta didik

pengembangan bakat dan minatnya yang bersifat individual dan unik. Dipahami

oleh pemerintah Negara Singapura, bahwa anak atau peserta didik memiliki

potensinya sendiri-sendiri yang spesifik atau khas. Oleh karena

itu, pendidikan di negara Singapura diselenggarakan dalam rangka

mempersiapkan peserta didik menjadi generasi yang memiliki kemampuan

untuk bertahan hidup dalam lingkungan yang penuh dengan persaingan demi

masa depan yang lebih baik.

B. TUJUAN PENDIDIKAN SINGAPURA

Secara khusus, ada 4 (empat) tujuan khusus penyelenggaraan pendidikan Singapura, yakni:

1. Menumbuhkan sikap percaya diri, yaitu tahu benar-salah, adaptif, tangguh, cerdas dalam menilai,

berpikir mandiri dan kritis, dan berkomunikasi secara efektif.

2. Pembelajar mandiri, yaitu tanggung jawab, mempertanyakan, tekun dan motivasi berprestasi;

3. Kontributor aktif, yaitu mampu bekerjasama secara efektif, berinisiatif, memutuskan dengan cermat,

inovatif, dan unggul;

4. Pembelajar yang sadar lingkungan, yaitu memiliki kesadaran yang kuat dan berperan aktif dalam

menjaga lingkungan yang bersih, indah, dan asri

C. JENJANG PENDIDIKAN SINGAPURA 

1. Kindergartens (Taman Kanak-kanak)

Sekolah dengan program masa Pendidikan 3 tahun untuk anak-anak mulai umur 4

tahun sampai 6 tahun.

2. Primary Education (Sekolah Dasar)

Program sekolah wajib di Singaoura dengan masa tempuh Pendidikan selama 6 tahun

yang terdiri dari 4 tahun Pendidikan dasar dari kelas 1 sampai 4 dan dilanjutkan dengan 2 tahun

masa orientasi mulai kelas 5 sampai kelas 6.

3. Sccondary Education (SMP+SMA)

Program Pendidikan kursus dengan masa tempuh 4-5 tahun di khususkan pada

beberapa pilihan dengan kurikulum yang berdeda didesain untuk para siswa sesuai dengan

kemampuan belajar dan minat dari siswa.

4. Pre-University Education (Pendidikan Pra-Universitas)

Program Pendidikan 2 tahun untuk mempersiaokan para siswa untuk menempuh ujian

GCE ‘A’ Levels. Tergantung dari jurusan yang ditempuh dan nilai akhir, para siswa yang lulus

bisa melanjutkan Pendidikan ke level Universitas di Universitas Lokal Singapura.

5. Polytechnics (politeknik)

dibentuk untuk melatih para professional level menengah untuk mendukung

pembangunan ekonomi dan teknologi di Singapura. Lulusan politeknik di hargai karena memiliki

pengalaman praktek dan pengetahuan yang baik untuk level menengah professional. politeknik

di Singapura saat ini, semuanya menawarkan program diploma lokal dengan bebagai jurusan

6. Singapore Universities (Universitas Singapura)

Pendidikan Universitas di Singapura memiliki misi untuk mempersiapkan para siswa

tidak untuk dunia kerja tapi untuk mempersiapkan sisa pada saat masuk ke dunia kerja setelah

mereka lulus nanti.

D. KURIKULUM PENDIDIKAN SINGAPURA

Untuk kerikulum pada tahap sekolah taman kanak-kanak menyelenggarakan

dua sesi sehari tiap sesi pelatihan dari 2, 5 sampai 4 jam, 5 hari setiap minggunya. Pada

tahap dasar, kurikulum inti terdiri dari pengajaran Bahasa inggris, Bahasa daerah dan

matematika, dengan mata pelajaran tambahan seperti musik, kesenian dan kerajinan

tangan, Pendidikan fisik dan pembelajaran sosial. Ilmu pengetahuan sudah diajarkan

kelas 3 sekolah dasar. Kurikulum Pendidikan lanjutan menekankan bahsa inggris,

bahsa daerah, matematika, ilmu pengetahuan dan kemanusiaan. Pada tingkat lanjutan

ke-3, siswa dapat memilih pilihannya sendiri tergantung apakah dijurusan seni, ilmu

pengetahuan, perniagaan atau teknik terapan. Soal silabus dan kurikulum, departemen

Pendidikan di Singapura setiap kali bekerja melakukan evaluasi. Setiap perkembangan

baru selalu disisipkan pada silabus baru.

E. METODE PENDIDIKAN SINGAPURA

Singapura memiliki metode pembelajaran bertaraf internasional, infrastruktur

pendidikan yang canggih, serta atmosfer belajar nyaman di tengah keharmonisan

multibudaya masyarakatnya. Para peserta didik di Singapura juga dipersiapkan secara dini

menjadi warga global yang berdaya saing tinggi.

F. SISTEM EVALUASI PENDIDIKAN SINGAPURA

Penyelenggara evaluasi pendidikan di Singapura tidak berbeda dengan pendidikan di

Indonesia, yaitu mengadakan evaluasi berbentuk Ujian Nasional. Dalam pendidikan Singapura tidak

menentukan kelulusan seseorang, karena menurut pemerintahnya setiap orang punya kesempatan

yang sama untuk melanjutkan pendidikan. Jadi untuk pelajar yang sudah duduk di kelas 4 Express

atau pun yang di kelas 5 Normal Academic sudah harus mengikuti 0 level test untuk lulus dari

secondary school. Dalam 0 level test terdapat tujuh pelajaran yang harus diikuti di antaranya 5 mata

pelajaran pokok dan 2 mata pelajaran pilihan.

Bagi peserta didik yang tidak bisa mendapatkan nilai minimum tetap lulus, akan tetapi

ijazah mereka aka nada nilai merah. Jika mereka tidak ingin ada nilai merahnya dalam ijazah maka

mereka boleh mengulangi satu tahun di kelas yang sama. Setelah secondary school, masih ada satu

lagi jenjang sebelum mereka masuk ke universitas, yaitu Centralised institute atau Junior Colleges

(tertiary education, persiapan menuju tingkat universitas. Tetapi untuk mereka yang memiliki nilai

bagus (point 1-14) bisa langsung ke junior-college yang lamanya 2 tahun. Jika mereka tidak

memiliki nilai dari point yang disebutkan itu maka mereka melanjutkan ke Centraliset-institute yang

waktunya lebih lama yakni 3 tahun.

THANKS YOU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KONSEP DASAR PERBANDINGAN PENDIDIKAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kata “Perbandingan Pendidikan” atau perbandingan pendidikan merupakan terjemahan dari bahasa “comparat...